Translate

Minggu, 18 Januari 2009

Gadis kecil di sudut ranjang

Puisi Agit Yogi Subandi


dengan melihat langit kamar, ia peluk boneka seorang putri
sesekali ia pandangi putri kemudian melihat langit kamar lagi.
ia sedang memajang gambar istana di plafonya
dan perlahan-lahan ia masuk ke istana di langit kamarnya.

sebuah pesta dengan altar yang ditunggui pangeran
pangeran itu memandang dan membungkuk kepadanya.
gadis kecil itu berlari kecil meraih tangan
yang terdapat cincin keagungan silsilah istana.

dalam larinya itu, ada yang datang dan ada yang pergi.
dalam larinya itu, ada yang menoleh dan ada yang tak menoleh.
lalu gadis itu berhenti. tubuh orang-orang terkunci.
hanya mata yang bergerak dan mengarah.

gadis kecil itu tak mengenal dirinya,
kemudian bibirnya mengucap: aku di mana?
di mana ayah-bundaku?
mengapa sebelumnya, ia tak memberitahuku?

suara boneka itu menarik gadis kecil dari langit-langit kamar.
gadis itu jatuh dipelukan boneka.
kemudian boneka itu menatap langit-langit yang samar,
sambil memeluk gadis itu dan membayangkan dirinya:

berjalan dan menggendong tas sekolah.

Kedaton, 2009
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...